Jumat, 08 Agustus 2008

sexy

Apakah deskripsi dari sexy itu?

Apakah pose menggoda - divisualisasikan dengan tatapan mata agak redup dan bibir terbuka sambil menengadah, yang sebenarnya jika tidak didukung dengan body language yang miring ke depan, gaya ini sangat rancu dengan muka korban gagal panen yang kelaparan.

Terdapat pula variasi 'fish pose', yaitu penegasan pada bibir yang agak manyun- biasanya dilakukan mereka yang di foto sewaktu melakukan aksi clubbin' atau liburan di pinggir pantai sambil menunggu matahari terbenam ( kebayang kan kalo nunggu matahari terbit, pasti akan tercipta manyun yang terkantuk kantuk), hanya saja diperlukan ketepatan kadar pemonyongan bibir guna menghindari sindrom Mpok Atik wannabe (atau semua bibir hasil besotan tangan Haji Dede pada umumnya).

Atau sexy itu adalah efek yang ditimbulkan oleh kepercayaan diri individu tersebut?Teori dengan mudah dimentahkan dengan melihat contoh Omaswati si pemain lenong. Saya sangsi dengan semua aspek yg dimilikinya bisa membuat orang mengkategorikannya sejajar dengan perempuan dari keluarga azhari ( ha ha ha...sekarang yang terbayang adalah omas dengan baju yang buka depan belakang melakukan foto mesra dengan bule bule-ha ha ha)
Apakah faktor gigi begitu mempengaruhi kadar sexy seseorang? Tapi setau saya, beberapa model dari afrika seperti itu, tapi jatuhnya eksotis.
Jika ini karena masalah nyablak atau berlaku bodoh, Cameron Diaz walaupun sering berakting lucu dan naif- tolol, tapi tetap dikategorikan sexy (untuk beberapa orang).

Mungkin ini memang suaratan nasib si Omas, rejekinya datang dari celaan. Menurut saya, tidaklah mudah untuk bertahan dan tidak terkontaminasi atas kata kata orang lain yang berdampak kejatuhan mental kita, terutama secara alam bawah sadar.

Saya sendiri baru saja menobatkan salah satu teman saya sebagai orang yang sexy (bukan Ka, bukan kamu..lagian kan sudah banyak laki laki mupeng yang mengukuhkan posisimu sebagai penganut aliran Samantha-o-lic).

Pertama karena aksennya.
Aksen adalah hal yang unik, hal ini pernah saya bicarakan dengan salah satu sahabat saya di jakarta yang mengalami percampuran perasaan geli,aneh dan sedikit mual mendengar aksen Bali saya (yang setengah memaksa tetap menggunakan lu dan guwe stuff) , kembali, hal itu bagaikan pisau bermata dua -sejujurnya saya sendiri kurang paham dengan perumpamaan ini, apakah pisaunya berujung tajam dua duanya sehingga dipegang ditengah, seperti kunci T?- tetapi saya rasa aksen dan pengaturan nada suara yang tepat bisa membuat orang itu terdengar menarik.dan sexy.

Kedua karena tatapannya.
Mata yang tajam dan mengkonfrontasi seakan menunjukkan kekuatan karakternya -Tentu sangat berbeda dengan kasus om genit yang menatap tak berkedip, terutama ke arah area sensor- beberapa kali ketika kami saling memandang, dia bahkan tidak tersenyum, tapi pancarannya membuat saya merasa kami sedang berkomunikasi

Ketiga adalah karena gayanya menari.
Dia menari dengan jiwa. Ketika dia menari, dia menjadi tarian itu.Saya terlarut dalam tariannya.We all did.

Bentuk hubungan pertemanan kami adalah semacam saling mengamati. Jarang sekali berbicara panjang lebar seperti layaknya dengan teman yang lain. Tapi kebisuan itu indah sekali, membawa cara baru dalam mengenal orang. dan mengenangnya..

2 komentar:

Anonim mengatakan...

waduh.. sepi amat komentar di blog lo..gw tinggalin komentar yang banyak deh.. hehhehe

*ketawa licik* *lalu berfikir "gak kok, gak akan nulis macem2, kan gw kasian ma lo, menghancurkan karir yang emang udah gak ada"*

ya kali aja kan abis itu jadi banyak yg kasih komentar.. kan kan kan.. edisi perdana ni.. hihihi..

kayanya gw tau deh ni cerita sexy menuju ke siapa.. huehehhe.. duuu segitunyaaa..ternyata semua kata2 indah dengan perumpamaan ribet2, untuk menuju ke 1 org saja.. ribet lo ah.. simplify donggg..

btw mending lo nulis buku aja sana.. berkarya.. cari duit, bagi gw terus..

*hmm.. tapi gpp deh.. ntar gw kasih edisi kejutan di komentar gw, seru kan jadinya, mari kita bermain.. gak asik kalo komentar biasa2 aja* heehehehhehehehehehe di komentar yg mana yaaaaa....

si angin - angin mengatakan...

wakakkakka bukan aye toh hihihihi=))=))