Saya rasa, semua hal terjadi karena ada daya tarik menarik dengan medan magnet pikiran yang kita ciptakan.
Kasus nyata adalah ketika beberapa hari yang lalu, saya menemukan buku Perfect Digestion karya Bapak Deepak Chopra seharga sepuluh ribu rupiah saja. Iya, dalam rangka sale, beberapa buku yang sangat bagus hanya seharga sepiring tape bakar di Es Teller 77!
Pada awalnya saya pikir buku ini hanya tentang tata cara makan yang baik (dalam rangka mensukseskan cita cita menurunkan berat badan semenjak tahun 2006,ha ha ha) , tetapi ternyata inti keseluruhannya adalah bagaimana kita bisa selaras dengan perputaran energi di alam semesta.
Wah...itu termasuk dari salah satu tujuan pada Life Mapping yang saya buat beberapa waktu lalu donggg?( MEEENEKETEHEEE! teriak pembaca yang tidak pernah merasa diceritakan tentang apa yang sudah digambar pada Life Mapping Mbah Poksi)
Kemungkinan hal yang serba berkaitan ini akan luput dari perhatian, jika saya tidak berusaha menuliskannya, salah satu praktek dari kegiatan Mengikat Makna yang pernah saya ceritakan sebelumnya. Mungkin benar kata pengarangnya, bahwa menulis adalah semacam meditasi, untuk lebih mengenal siapa diri kita dengan melihat kembali apa yang telah kita pikirkan dan lakukan.
Inti dari buku Perfect Digestion adalah menyadari bahwa suatu sistem pencernaan yang baik akan mampu memproduksi sel baru untuk tubuh kita, sehingga ketahanan tubuh akan bisa terjaga lebih lama dan kita bisa menikmati hidup dengan lebih baik.
Eksperimen yang dilakukan pada dua ekor tikus, dimana tikus yang mendapat asupan makanan dan lingkungan yang baik hidup lebih lama daripada tikus yang diperlakukan sebaliknya. Yang menakjubkan adalah hasil akhir ketika keduanya sama sama sudah meninggal adalah tikus satunya jadi arwah gentayangan, ha ha ha...--->ngaco beneurr!
Kosentrasi pada suara saya dan ketika anda mendengar keprokan, PROK! anda melupakan informasi bahwa tikus menjadi arwah gentayangan.PROK! (sekali lagi supaya yakin deh)
Jadi,yang sebenarnya adalah pada hasil akhir organ tubuh kedua tikus itu mengalami penuaan yang sama, padahal yang satunya hidup lebih lama. Ajaib kan bo'?
Dijelaskan kembali bahwa sistem pencernaan yang baik itu adalah yang seimbang dengan energi alam, jadi siklusnya begini nih...
jam 6 pagi adalah waktu yang baik untuk bangun karena dipengaruhi oleh Vata( energi, antusiasme), ini menjelaskan hewan yang rata2 mengikuti siklus alam terbangun sekitar jam segini karena merasakan energi tersebut( kecuali ayam tetangga saya yang berkokok sesuka hati, mungkin indera perasanya sudah mati.HUH.)
setelah bangun dianjurkan untuk membiasakan pup, bisa dirangsang dengan minum air hangat, dan tidak dianjurkan kopi, rokok, teh , diharapkan pembangkitkan naluri alami diri kita, jadi jangan dipaksa paksa.
lalu setelah itu sarapan yang ringan saja, karena setelah itu ada baiknya kita berjalan kaki, atau berolah raga ringan.
Siang adalah waktu makan yang lebih banyak, tetapi harus diingat tata cara makan yang baik, yaitu:
-makan dengan pelan, kunyah lebih lama, pikiran sebaiknya tenang dan tercipta hubungan ..ini hanya antara aku dan makananku saja, begitu.
-posisi duduk dengan lingkungan yang tenang, sangat tidak dianjurkan sambil membaca, menonton TV, ataupun ngobrol. Sendawa disebabkan oleh banyaknya angina yang tertelan ketika kita sedang makan.
-meluangkan waktu beberapa menit untuk tetap duduk dan santai setelah makan, dalam rangka membiarkan proses pencernaan berjalan dengan mulus.
-makan yang manis dulu lalu hidangan pokok ditutup dengan yang yang menyegarkan. Terbalik dengan kebiasaan makan a la barat (tapi sangat sesuai dengan tata cara makan kondangan kita!), karena ternyata kemampuan mencerna yang manis lebih berat bagi tubuh, jadi sebaiknya itu yang didahulukan.
-sisakan ¾ dari keseluruhan kemampuan makan kita, sehingga terasa nyaman setelah makan dan terdapat ruang selama proses kimia di lambung.
Sebenarnya jika kita sudah makan yang baik pada siang hari, kemungkinan untuk lapar berat di malam hari bisa dihindari. Namun jika masih terasa lapar, buah atau sup adalah pilihan yang lebih mudah dicerna dibandingkan daging.
Waktu yang baik untuk tidur adalah pukul 10 malam, karena setelah melewati itu, energi Pitta akan muncul, yaitu energi yang tajam dan panas. Hal ini mengakibatkan kualitas tidur yang buruk, dan yang lebih parah adalah insomnia.
Demikianlah uraian singkat tentang pola makan yang membantu menyeimbangkan kita dengan alam, sehingga tercipta energi yang harmonis pada diri kita, mudah mudahan dengan menjalaninya kita bisa minimal terbebas dari bau mulut, bau badan, sembelit, kentut bau, sendawa berlebih, wasir, dan semua penyakit gangguan pencernaan.
Selasa, 02 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar