Selasa, 09 September 2008

rakus pangkal menderita


Yak...skor hari ini adalah satu : kosong, dimenangkan oleh kerakusan saya.hu hu hu...

Sebenarnya, ketika memulai hari, saya sudah merasakan gejalanya. Begitu bangun sudah nyomot pisang goreng sambil nonton gossipnya Ulfa yang nikah lagi (oh, cara memulai hari yang menyedihkannnn..), lalu tergoda melihat chicken wing a la nyoman (chicken wing teriyaki sauce-nya ESC aja lewat dah, pokoknya ..mak nyuss), jadilah saya mengambil secakup nasi hangat, sayap ayam pedas manis dan telur bumbu bali--->sarapan atau kalap ya?ha ha ha.

Lalu sepulang tugas nyupir, kira kira dua jam kemudian adalah waktunya makan tipat cantok dengan bumbu kacang gurih dan lontong yang lembut, bersama renyahnya sayuran, berpadu menjadi suatu citarasa yang dahsyaat...indahnya dunia....

Setelah itu saya berusaha berkutat dengan konsep penginformasian tentang gangguan kanker pada aki mobil, waaahh...apa pula itu?

Jadi ketika aki ( jangan jangan tau wujud aki juga engga nih...--->suara songong orang yang baru belajar,ha ha ha)menciptakan plak putih pada ujungnya, ternyata itu adalah tanda terjadinya reaksi kimia yang kurang sempurna pada aki, naahh lama-lama mulai deh akinya jadi loyo, stater jadi susah, lampu kurang terang, sampai gejala ngedrop seketika. Horor banget kan? padahal banyak orang menyangka timbulnya plak pada aki itu hal yang biasa...

Untungnya, ada teknologi dari Jepang ,GENKI'99, yang berupa vitamin untuk aki, yang bisa melindungi aki, sehingga selain meningkatkan stabisasi aki (dari korslet dll), juga bisa meningkatkan daya pakai aki, yang biasanya cuma 2 tahunan bisa sampai 4-5 tahun.
Karena produk ini masih baru, kalau ada yang berminat untuk jadi distributornya, ini bisa menjadi kesempatan bisnis yang bagus , karena harga jualnya juga cukup terjangkau.

Mencari cara memasarkan konsep pentingnya kita melindungi kesehatan aki membuat saya lapar( Hah...lagi???--->begini kira kira orang disekitar saya.HUH..ini pasti karena mau mens,tauk!-pake K supaya nadanya terbaca ketus seketus ketusnya). Kembali pada menu makan pagi tadi, ayam dan telur...ahhhh ternyata prinsip ekonomi yang mengatakan pemuasan terus menerus akan mengakibatkan kejenuhan belum terjadi pada saya...(iya, karena prinsip ini tidak mempertimbangkan orang yang rakus,ha ha ha),

Kemudian saya mendapat sms untuk jalan bersama si garpu dan piring. Menarik juga...
sayangnya sambil menunggu mereka datang menjemput, saya kembali memamah biak dengan kudapan 500an, sambil membaca berita yang sangat ajaib, tentang kakek yang main 'kuda lumping' dengan sapinya.Ha ha ha....menurut pengakuannya, dia melihat sapi itu sebagai sosok wanita yang cantik, sehingga terjadilah adegan 17 tahun keatas di kandang sapi dan ditonton oleh warga sekitar. Katanya ada yang pingsan, mual, dan rata- rata terbayang...mungkin gaya si kakek hot ya?secara sapinya sih cuma terdiam menjadi korban pemuas nafsu si kakek...
Yang paling menyedihkan adalah karena tingkah kakek ini, desa menjadi 'kotor' dan harus dibersihkan dengan upacara yang wajib dilakukan oleh kakek itu, yaitu berupa melarung ke laut, dan sapi yang malang itu akan ditenggelamkan...huh kejam! padahal kan sapinya juga korban... menurut saya kok ngga adil ya?

Lalu datanglah penjemput saya dan kami lalu memutuskan untuk mengunyah(ya ampun....ga ada kenyangnya ya?---dijawab dengan nada datar squidward..YA YA YA)tipat cantok di depan Cak Asmo(saya baru sadar sehari makan tipat sampai dua kali...Oh My God....shock sendiri)
Dan dengan pembelaan diri bahwa telah jalan selama beberapa jam melihat lihat baju di daerah Kunti, kami memutuskan makan malam di food court samping Kamsut yang konon sudah semi bangkrut dan mau dijadikan karaoke pada november nanti. Menunya adalah nasi goreng kampung yang maha sedap di warung tante eli.Ahh...masih seenak jaman dulu...

Pulangnya semua mengalami kekenyangan yang akut sehingga berdampak lebih kepada penderitaan saluran cerna.....uhhhh....

Tidak ada komentar: